
GASOL PERTANIAN ORGANIK merupakan unit usaha tani yang melakukan pertanian secara organik. PERTANIAN ORGANIK adalah teknik budidaya pertanian yang mengandalkan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan-bahan kimia sintetis. Tujuan utama pertanian organik adalah menyediakan produk-produk pertanian, terutama bahan pangan yang aman bagi kesehatan produsen dan konsumennya serta tidak merusak lingkungan.
GASOL PERTANIAN ORGANIK dikembangkan oleh seorang putra Cianjur yang peduli terhadap kelestarian beras varietas unggulan dari Cianjur yang sudah mulai terancam punah. Varietas yang dimaksud adalah Pandan Wangi, Cingkrik, Hawara Batu, Hawara Jambu, Gobang Omyok (Baok), Rogol, Banggala, Peuteuy, Beureum Seungit.
Nama GASOL sendiri sebenarnya merupakan nama sebuah desa di kaki gunung Gede, kecamatan Cugenang kabupaten Cianjur yang menjadi tempat budidaya pertanian organik oleh GASOL PERTANIAN ORGANIK. Desa Gasol menjadi pilihan untuk budidaya pertanian secara organik karena alasan :
- Air yang digunakan bebas dari pencemaran karena bersumber dari pegunungan;
- Lokasi ini masih memungkinkan untuk usaha tani terpadu, misalnya ikan dan ternak.
Dengan konsep inovasi entrepreneurship berupa metoda budidaya pertanian secara organik yang dikombinasikan dengan prinsip agrowisata serta produk yang memiliki kekuatan jual yang luar biasa berupa Tepung GASOL, GASOL PERTANIAN ORGANIK terus dikembangkan hingga kini memiliki outlet penjualan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. (klik www.gasolorganik.com untuk informasi lebih lengkap tentang Gasol Pertanian Organik)
Sejalan dengan komitmen GASOL PERTANIAN ORGANIK terhadap kesehatan, ia telah melakukan UJI RESIDU PESTISIDA terhadap produk-produknya. Dan hasil dari pengujian tersebut seperti yang diduga sebelumnya, produk gasol BEBAS DARI PESTISIDA. Berikut hasil UJI RESIDU PESTISIDA pada produk gasol :







Setiap orang tua pasti menginginkan apapun yang terbaik untuk buah hatinya. Begitu pula berkaitan dengan makanan, pasti orang akan memberikan makanan yang terbaik buat buah hatinya.